Minggu, 07 Desember 2008

Obesitas

Deskripsi
Apakah obesitas? Obesitas adalah memiliki Body Mass Index (BMI) lebih dari 30; masalahnya adalah cukup jarang orang yang mengerti tentang BMI.
BMI adalah perbandingan antara berat badan dengan tinggi badan.
Obesitas adalah akumulasi dari akibat-akibat lemak di dalam tubuh. Obesitas adalah penyebab penyakit kronis jangka panjang, contohnya tekanan darah tinggi. Obesitas adalah penyebab kematian yang bisa dicegah nomor 2 di Amerika. Nomor satunya adalah tembakau (rokok).

kembali
Akibat
Obesitas dapat menyebabkan penyakit-penyakit kronis berikut:
Insulin resistance. Ini adalah kondisi pra-diabetes,
Diabetes tipe 2,
Tekanan darah tinggi, hipertensi,
Kolesterol tinggi,
Stroke,
Serangan jantung,
Gagal jantung,
Kanker; Kanker rektum, kanker prostat, kanker kandung kemih, kanker uterus, kanker payudara (terutama pada masa menopause),
Osteoartritis, terutama pada lutut, pinggul, dan punggung bagian bawah.

kembali
Penyebab
Penyebab utama obesitas adalah kalori yang digunakan lebih kecil dari kalori yang dikonsumsi dari makanan.
Obesitas umum ditemui di lngkungan keluarga. Penyebabnya selain genetis adalah kebiasaan makan dan gaya hidup.
Obesitas juga dapat disebabkan oleh emosi. Orang mungkin makan berlebihan ketika depresi, merasa putus asa, marah, bosan, dan berbagai sebab lain yang sebenarnya tidak butuh makan. Ini umum terjadi pada wanita muda. Perasaan mereka berpengaruh terhadap kebiasaan makanya.
Kebiasaan makan seseorang terpengaruh oleh kebiasaan makan orang-orang di sekitarnya.
Jenis kelamin berpengaruh terhadap obesitas. Pria memiliki lebih banyak otot dibandingkan dengan wanita. Otot membakar lebih banyak lemak daripada sel-sel lain. Oleh karena wanita lebih sedikit memiliki otot, maka wanita memperoleh kesempatan yang lebih kecil untuk membakar lemak. Hasilnya, wanita lebih berresiko mengalami obesitas.
Kehamilan. Wanita yang hamil umumnya bertambah berat badannya antara 2 s/d 3 kg. Dan ini dapat berakumulasi dengan kehamilan-kehamilan berikutnya.
Pengobatan juga dapat menyebabkan obesitas, misalnya obat hyphotyroidsm, depresi, steroid, anti depressant, dan pil KB.
Masalah hormon bisa juga menyebabkan obesitas meskipun jarang.

kembali
Gejala

kembali
Pencegahan
Perubahan gaya hidup seperti mengurangi jumlah makan dan mengatur pola makan
Kurangi coffee break ketika kerja, jalan-jalan (dan makan) bersama teman, nonton TV sambil ngemil, makan permen ketika malam, makan fast food karena malas memasak, snack. Kesadaran terhadap gaya hidup Anda yang tidak sehat akan membantu Anda menghindari masalah kesehatan di masa depan.
Olah raga lebih sering.
Jangan malas untuk beraktifitas, misalnya jalan menuju tempat kerja atau tempat belanja kurang dari 2 km lebih baik daripada naik motor, angkot atau taksi meskipun Anda mampu.

2 komentar:

indah mengatakan...

perfect...
your article is very good..
good luck..

Gil4n9 mengatakan...

aku juga penderita obesitas... ya..mudah2n artikel anda bermanfaat bagi orang seperti saya...